Minggu, 01 Maret 2015

di balik ''KATANYA'' ada ''TAPI KOK''

 Selalu saja banyak alasan di balik pernyataan...sadar ngga sihh ya ukhti ,wahai akhi ..kalau setan itu menggoa manusia dari banyak arah,dengan beribu alasan yang memeragi akal sehat bahkan memerangi iman dan taqwa..
“Kemudian aku akan mendatangi mereka dari depan dan dari belakang mereka,dan dari kanan dan dari kiri mereka.Dan Engkau tidak akan mendapati mereka bersyukur.” (QS.Al-A’raaf: 17)
Itulah perkataan Iblis alias Syaithan yang diinformasikan oleh Allah melalui kalamNya, yaitu al-Quran.Dan perlu kita sikapi bahwa yang demikian itu salah satu wujud kasih-sayang Allah terhadap kita. Allah memberitahukan kepada kita bahwa Iblis/Syaithan selalu mendatangi (menggoda, merayu, dan mengajak) manausia dari empat arah. 
Iblis mendatangi kita manusia dari arah depan, maksudnya mereka menggoda manusia dengan hal-hal yang berbau masa depan. Keraguan dan ketidak pastian masa depan ditiupkan kepada manusia. Apakah manusia  nanti bisa hidup sejahtera? Kalo hidup miskin nanti bagaimana? dan masih banyak lagi. Iblis meniupkan keraguan kepada manausia tentang masa depan manusia. Membuat manusia panjang angan-angan dan tidak bersyukur atas apa yang manusia peroleh hari ini. Lebih jauhnya Iblis menggelincirkan manusia supaya mereka tidak mempercayai/mengimani terhadap kehidupan yang akan datang (akhirat).
Iblis mendatangi manusia dari arah belakang, maksudnya mereka menggoda manusia dengan cara supaya manusia selalu menyenangi dunia hingga lupa mati dan lupa akan kehadiran Allah yang membuat hidup dan mati.Selain itu mereka juga membuat manusia terjerat dengan hal-hal buruk yang terjadi di masa lalu, mengemasnya sedemikian rupa supaya kita sulit untuk maju dan melanjutkan hidup.
Iblis mendatangi manusia dari arah kiri, maksudnya mereka merayu, menggoda, dan mengajak manusia untuk selalu iri dan dengki kepada manusia lain yang mendapatkan rizki dari Allah. Bukannya bersyukur atas apa yang telah kita peroleh, kita akan cenderung tidak suka terhadap rizki orang lain. Selain itu mereka juga menjadikan manusia menyenangi perbuatan dosa seperti berzina, berolok-olok, saling membunuh dan mencuri atau korupsi.
Iblis mendatangi manusia dari arah kanan, maksudnya mereka menjadikan manusia membengkokkan maksud ajaran agama demi kepentingannya secara pribadi atau golongan. Misalnya mereka meniup-niupkan segala alasan dan pembenaran untuk manusia agar tidak bersedekah dan membayar zakat. Atau minimal menunda dan akhirnya kita lupa. Dengan begitu, diri dan harta kita tidak akan bersih dan kita tidak termasuk dalam orang-orang yang bersyukur.Manusia mencari alasan tentang kenabian dirinya di masa setelah kenabian Muhammad SAW.
Wallahu a'lam bis shawab.
  

tapi yaaaa namanya juga manusia...tempatnya salah dan khilaf  yakaaann?
 tapi sadar ngga sihh ya ukhti ,ya akhi...
kalau manusia selalu mempunyai banyak alasan dibalik pernyataan yang dilontarkan...
contohnya kaya gini :
Katanya nggak akan pacaran,
Tapi kok masih smsan..??
Katanya nggak akan pacaran,
Tapi kok masih ngasih harapan..??
Katanya nggak akan pacaran,
Tapi kok pake motornya boncengan..??
Katanya nggak akan pacaran,
Tapi kok masih chatting semalaman..??
Katanya nggak akan pacaran,
Tapi kok masih jalan berduaan..?? 

 

Gak perlu banyak alasan..!!
Kalau mau aman, nikahin aja..!!
Biar nggak kelawatan..!!

Kalau belum SIAP NIKAH ya jaga iman
Perbanyak do'a biar dijauhkan dari kemaksiatan
Ikut pengajian biar semakin nyaman

Biarlah lirikan, tatapan mesra, pujian hingga canda tawa berpahala hanya untuk dia kekasih halal kita.

Setuju atau setuju banget..??



Hanya karena ditraktir nonton, terus mau diajak gandengan?

Hanya karena dikasih coklat, terus mau diajak pelukan?

Hanya karena dikasih bunga, terus mau diajak ciuman?

ya ukhti,
Kamu berharga, maka biarlah hatimu tetap terjaga.
Kamu spesial, maka jagalah tubuhmu sebelum halal.
Kamu istimewa, maka biarlah kecup peluk pertamamu hanya untuk sang belahan jiwa.

Bila pelukan dan ciuman pertama sudah kau berikan untuk dia yg belum tentu jodohmu, lalu apa yg kelak didapat suami halalmu?

Bila segala cinta sudah kau bagi untuk yg belum resmi, lalu bisakah nanti jodohmu kau cintai sepenuh hati?

Bila semua hal sudah kau lakukan dengan pacarmu, lalu apa yg akan jadi istimewa dalam pernikahanmu?

Andaipun pacarmu kini kelak akhirnya menikahimu, tapi segala maksiat yg kau lakukan sebelum nikah bukan berarti hilang berlalu.

Jika pernikahan diawali dengan kemaksiatan, jangan sampai dalam rumah tangga hilang keberkahan.

Jangan karena nikmat yg sesaat, menjadi sesal hingga akhir hayat.

Sahabatmu,

PENANTIAN?

Ribuan malam menatap bintang dan harapan alam lamunan,ribuan pagi menyambut keceriaan,ribuan siang menyaksikan perjalanan kehidupan,dan ribuan senja menjadi saksi akan penantian...
PENANTIAN?  penantian akan apaaaaa? cintaaa....yaaaaa cinta yang halal , karena cinta bukan hanya tentang menanti tapi menjemput dalam proses memantaskan diri...Siapa yang dijemput? Dialah seseorang yg senantiasa berusaha mencintai Allah dan RasulNya...
yaa allah entah rasa galau entah rasa resah macam apa ini yang menyelimuti,rasa berharap ini hanya bisa ku kirim dalam doaku,dalam setiap sujudku padamu..
mungkin allah haya ingin aku terus menanti dalam doa dan perbaikan dirii...




Taukahh???
Di balik diam yang berserah, ada tangan tengadah dalam khusyu di atas sajadah.
Menyusun munajat menjadi
tangga-tangga yang menuju jannah.

Di balik doa yg dirapal sembunyi-sembunyi. Ada pinta yang diteriakkan dalam sunyi di sudut hati tanpa bunyi.
Menyusun doa menjadi kanon-kanon harapan yg mengarah langit.

Di balik teguh yang belum sempurna utuh, ada letih yang menghampiri saat menghalau rapuh untuk pergi.

Di balik syukur yang ampuh sebagai pelipur, ada futur yang terkadang membuat tatapan hati kian kabur. Sesekali terseok tersungkur.

Di balik sabar yang belum mengakar dalam proses menanam tegar, ada
umpatan,keluh kesah tak tertakar, yang entah sudah berapa kali diumbar.

Di balik ikhlas yang susah
payah di bentangkan untuk dijadikan alas, agar arah hidup semakin jelas.
Ada hati yang kesulitan untuk teliti, niatan untuk Ilahi atau harap pada sanjung puji.

Sejatinya kita adalah jiwa-jiwa yang punya ruang rahasia sendiri-sendiri. Begitu memang, ketika harus melawan musuh terberat yang ada di dalam diri sendiri.

Teringat nasehat Imam Ghozali yg bermaksud ; "Musuh terberatku ialah diriku sendiri yang mana terkadang ia menurut, terkadang malah menentangku".

Banyak hal yang mesti tersimpan rapi di balik diam itu sendiri. Hanya mengadu pada-Nya dalam setiap doa. Karena pada-Nya segala solusi : rejeki, jodoh, sehat, keluarga dan lainnya.

Sungguh, ini menjadi bukti bahwa tiada insan yang punya kuasa dan kemampuan.

Untuk tetap bertahan di balik semua hal, maka padaNya kita
serahkan, padaNya kita rahasiakan. Sepenuh hati bukan separuh hati.


cukup sekian minggu malam

Katanya Muslimah? ko Pacaran ?




1. nilai sendiri | lelaki yang cari pacar biasanya sudah mapan atau jauh dari mapan?
2. faktanya | lelaki yang cari pacar hampir semua yang belum mapan | karena pacaran memang nggak perlu mapan
3. karena lelaki belum mapan, dan jauh dari tanggung jawab | nikah? mana mampu | maka pacaran adalah yang paling cocok baginya
4. buktikan aja | tanya lelaki yang pacaran, "kenapa nggak langsung nikah?" | anda temukan jawabannya cerminkan ketidakmapanan
5. masih sekolah-lah, belum cukup penghasilan-lah, belum siap-lah, ortu belum setuju-lah | itu tandanya dia belum mapan kan?
6. jadi jelas ya | kalau ada lelaki macam ini alasan "pacaran penjajakan pra nikah" | jelas bohong | dia nggak niat nikah
7. pertanyaannya | bila pacaran itu bukan penjajakan pra nikah karena lelaki belum mapan | terus pacaran itu apa?
8. yang jelas banget | bagi lelaki dan wanita | pacaran arena baku syahwat | nikmat memang, enak memang | namanya juga syahwat
9. dan yang namanya syahwat nggak pernah cukup | awalnya minta yang biasa, akhirnya bikin binasa
10. yuk kita pikir jernih | kamu masih SMP atau SMA | lalu berencana menikah setelah lulus kuliah dan kerja | itu berarti 9-12 tahun lagi
11. yakin pacarmu setia 9-12 tahun? | nggak bakal bosen 9-12 tahun? | yakin kamu nggak bakal ketemu yang lebih salih?
12. yang lebih penting lagi | yakin 9-12 tahun kamu nggak bakal hilang kehormatan?
13. bicara 9-12 tahun | fiuhh~ | yang ada, dalam waktu 6 bulan biasanya wanita sudah 'dihabisi' pacarnya -_-
14. modal nomad 15 ribuan, dan sekotak popcorn | modus mesum dilancarkan | pertama-tama kamu merasa aneh | lama-lama kamu izinkan maksiat
15. kapan perempuan baru sadar jadi korban? | ketika sudah diserahkan semuanya
16. kamu pikir itu cinta? | cinta nggak pernah seujung kuku bahayain orang yang dicintai | bahkan kepikir pun nggak
17. dalam pacaran, bukan lagi membahayakan | tapi bikin aib dan malu | yang mungkin lebih parah daripada bahaya fisik
18. jujur deh | ada nggak lelaki yang pacaran hanya cukupkan pada pegangan tangan? | kalo ada, -maaf- sepertinya bukan lelaki normal
19. normal lelaki punya nafsu, normal lelaki punya syahwat | karenanya Islam menjaga agar jangan khalwat (bedua-duaan) bukan mahram
20. kadang kedua pihak udah menyadari sama-sama salah | banyak maksiat dalam pacaran | hanya sama-sama 'terlanjur' | susah mutusin
21. makanya, harus ada yang berpikir jernih untuk kebaikan berdua | bila memang sudah siap, besok2 segera datangi walinya aja
22. mau anggap tweet2 barusan berlebih silahkan | anda sendiri yang menilai | anda lebih tau apa yang terjadi saat pacaran
23. tugas kami cuma menyampaikan | jadi pertimbangan | baik secara logika ataupun secara dalil | nggak ada manfaat pacaran, mudharat iya
24. banyak diantara wanita yang hanya berani sampaikan kepada kami di mail tentang "pengalaman pacaran" | nggak mungkin frontal di TL
25. ini yang berusaha kami sampaikan pada Muslimah yang lainnya | agar jangan terulang hal yang sama | penyesalan di akhir derita