Assalamu Alaikum
warohmatullahi wabarokaatuh
Bagaimanakah caranya
sesuai dengan yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam untuk pengantin pria dan wanita ? Rasulullah SAW memberikan
petunjuk bagi umatnya yang memberikan ucapan kepada teman, sahabat, atau
keluarga yang menikah dengan kata-kata yang lebih
baik.
Telah kita ketahui bersama
sebagai seorang muslim mengenai pernikahan telah dijelaskan dalam
AlQuran mengenai diciptakannya pasangan hidup dari jenismu dalam hal ini
berarti sesama manusia (pria dengan wanita) agar kita bisa mendapatkan
ketenangan hati hidup didunia dalam mengarungi bahtera menuju hari
peradilan.
“Dan di antara
tanda-tanda kekuasaan-Nya diciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu
sendiri supaya kamu mendapat ketenangan hati dan dijadikan-Nya kasih
sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda
kebesaran-Nya bagi orang-orang yang berpikir”. (Ar-Ruum : 21).
Dalam menciptakan rumah
tangga yang ideal dalam ajaran Islam yaitu membentuk rumah tangga yang
diliputi ‘sakinah’ (ketentraman jiwa), ‘mawaddah’ (rasa
cinta) dan ‘rahmah’ (kasih sayang).
Pernikahan menjadi
momentum yang penting dimana kehadiran rekan, teman, sahabat, kerabat
dan sanak keluarga menjadi kebahagiaan tersendiri. Apalagi bila
kunjungan tersebut disertai ucapan bacaan
doa niat yang kita yakini akan memberikan keberkahan atas Ridho
Allah SWT dalam menempuh hidup baru sebagai pasangan suami istri
kehidupan rumah tangga yang ideal dalam islam.
Lalu bagaimana peran kita
sebagai muslim dalam memberikan ucapan doa kepada sahabat atau sanak
keluarga yang menikah ? Seperti untuk memberikan kebahagiaan kepada
sahabat dan kerabat saat ulang tahun dengan Ucapan
Selamat Ulang Tahun Islami, maka sebagai seorang muslim lebih
baik memberikan ucapan pernikahan yang telah dianjurkan untuk diucapkan
kepada mempelai pria dan wanita. Sebaiknya langsung saja simak ucapan
doa dari sebuah hadist yang kebenarannya tidak perlu diragukan lagi
yaitu :
Dari Al-Hasan, bahwa Aqil
bin Abi Thalib nikah dengan seorang wanita dari Jasyam. Para tamu
mengucapkan selamat dengan ucapan jahiliyah : ‘Birafa’ Wal Banin’
(semoga mempelai murah rezeki dan banyak anak).‘ Aqil bin Abi Thalib
melarang mereka seraya berkata : “Janganlah kalian ucapkan demikian !
Karena Rasulullah SAW melarang ucapan yang demikian”. Para tamu bertanya
:”Lalu apa yang harus kami ucapkan, wahai Abu Zaid ?”. Aqil menjelaskan
: “Ucapkanlah : Barakallahu lakum wa Baraka ‘Alaiykum”
(mudah-mudahan Allah memberi kalian keberkahan dan melimpahkan atas
kalian keberkahan). Demikianlah ucapan yang diperintahkan Rasulullah
SAW”. (Hadits Shahih Riwayat Ibnu Abi Syaibah, Darimi, Nasa’i, Ibnu
Majah, Ahmad, dan lain-lain).
Do’a yang lainnya sebagai
ucapan yang biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan
kepada seorang mempelai yaitu : “Baarakallahu laka wa baarakaa ‘alaiyka
wa jama’a baiynakumaa fii khoir”. Doa ini berdasarkan dari hadits shahih
yang telah diriwayatkan Abu Hurairah.
Dari Abu hurairah,
bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika mengucapkan selamat
kepada seorang mempelai, beliau mengucapkan doa : Baarakallahu laka
wabaraka ‘alaiyka wa jama’a baiynakuma fii khoir (mudah-mudahan Allah
mencurahkan keberkahan atasmu dan mudah-mudahan Dia mempersatukan kamu
berdua dalam kebaikan). (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Tirmidzi,
Darimi 2:134, Hakim, Ibnu Majah dan Baihaqi).
Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam memberikan doa kebaikan kepada Abdurrahman bin Auf
ketika beliau diberitahukan mengenai pernikahan yang dilakukan oleh
Abdurrahman bin Auf dengan ucapan pernikahan Baarakallahu laka
(Semoga Allah memberikan keberkahan).
Ucapan
Selamat Pernikahan Islami (Doa Pernikahan Dalam Islam) seperti
yang telah dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat
kita gunakan sebagai kata-kata ucapan doa bagi yang melakukan pernikahan
agar mendapatkan keberkahan dan dipersatukan dalam kebaikan tentunya
dengan ucapan dan juga dari hati agar terkabul mendapat Ridho dari Allah
SWT.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar